Showing posts with label Pertanian. Show all posts
Showing posts with label Pertanian. Show all posts

Wednesday, January 4, 2012

kandungan kedelai yang bermanfaat bagi manusia

Kandungan Kedelai
Kedelai banyak mengandung berbagai jenis zat yang bermanfaat (phytochemical) dan beberapa diantaranya bersifat sangat unik dalam makanan kedelai. Adapun kandungan kedelai yang bermanfaat bagi manusia, yaitu :

Isoflavones

Isoflavones merupakan senyawa yang sejenis dengan estrogen alami yang dihasilkan oleh tubuh dan merupakan estrogen yang halus. Senyawa ini terurai dalam tubuh menjadi fitoestrogen (yang secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai estrogen tumbuh-tumbuhan). Senyawa isoflavones menyerupai hormon dan dapat mencegah perkembangan kanker berdasarkan hormon-hormon tertentu. Bahkan beberapa ilmuwan meyakini bahwa senyawa isoflavones dapat mencegah bintik-bintik merah  pada wanita menopause.

Isoflavon merupakan faktor kunci dalam kedelai sehingga memiliki potensi memerangi penyakit tertentu. Isoflavon kedelai dapat menurunkan resiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Protein kedelai telah terbukti mempunyai efek menurunkan kolesterol, yang dipercaya karena adanya isaoflavon di dalam protein tersebut.

Makanan yang terbuat dari kedelai mempunyai jumlah isoflavon yang bervariasi, tergantung bagaimana mereka diproses. Makanan dari kedelai seperti tahu, susu kedelai, tepung kedelai dan kedelai utuh mempunyai kandungan isoflavon berkisar antara 130 – 380 mg/100 gram. Kecap dan minyak kedelai tidak mengandung isoflavon. Produk kedelai yang digunakan sebagai bahan tambahan pangan, seperti isalat dan konsentrat protein kedelai mempunyai kandungan isoflavon yang bervariasi, tergantung bagaimana proses pengolahannya. Misalnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alkohol dalam proses ekstraksi menghasilkan kadar isoflavon yang rendah.

Genistin

Kedelai merupakan satu-satunya sumber genistein yaitu isoflavon yang telah banyak menarik perhatian para peneliti. Beberapa penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa genistein mampu menghalangi enzim-enzim yang dapat merangsang pertumbuhan tumor. Sementara itu, penelitian dengan objek binatang dan pembuluh darah juga memperlihatkan bahwa Genistein dapat menghalangi tumbuhnya sel-sel kanker prostat dan payudara. Terlebih lagi, genistein dapat membantu sebuah proses yang disebut diferensiasi dalam sel-sel kanker. 

Daidzein

Daidzein adalah isoflavon jenis lain yang terdapat di dalam kedelai. Penelitian akhir-akhir ini menemukan bahwa senyawa-senyawa ini dapat menghalangi sel-sel kanker dan merangsang diferensiasi sel pada binatang.

Protease Inhibitor

Senyawa-senyawa ini menghalangi kerja protease , enzim-enzim , yang merangsang tumbuhnya tumor. Menurut Ann R. Kennedy, Ph.D, seorang peneliti University of Pennsylvania School of Medicine, protease inhibitor ini dapat menjadi “anti-karsinogen universal” yang pada beberapa binatang berfungsi untuk mencegah atau menghalangi menyebarluasnya kanker.

Asam Fitik

Senyawa ini merupakan antioksidan yang ditemukan di berbagai  tanaman. Asam fitik adalah kelator dalam artian bahwa asam ini bersenyawa dengan zat-zat lainnya yang merangsang tumbuhnya sebuah tumor. Penelitian pada binatang menunjukkan bahwa asam fitik dapat mengurangi ukuran dan jumlah tumor pada binatang percobaan yang diberi makan dengan  karsinogen potensial.  

Saponin 

Senyawa ini ditemukan pada kedelai, kacang-kacangan, ginseng, dan biji bunga matahari seperti yang ditunjukkan dalam berbagai penelitian terhadap binatang dapat membunuh sel-sel kanker usus.

Antioksidan

Makanan-makanan yang berasal dari kedelai mengandung antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa-senyawa yang melindungi sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul-molekul oksigen bebas yang disebut radikal bebas (free radicals). Oksigen bebas ini diyakini sebagai zat yang bertanggung jawab atas terbentuknya kanker dan juga penuaan dini. 

Phitic Acid

Senyawa-senyawa ini telah terbukti menghalangi pertumbuhan  tumor dalam berbagai penelitian hewan. Meskipun peelitian yang lebih seksama perlu dilakukan dan juga analisis yang lebih mendetail tentang hal-hal yang berakitan dengan kedelai, tetapi banyak ilmuwan terkemuka sepakat bahwa ada bukti yang kuat bahwa kedelai dapat melindungi tubuh dengan cara menurunkan kadar kolesterol serta mengobati penyakit-penyakit lainnya yang terkenal di dunia.

read more...

Mengenal tanaman Kedelai

Mengenal tanaman Kedelai
Kedelai adalah tanaman yang termasuk dalam genus Glycine. Tanaman ini mempunyai kaitan yang erat dengan tumbuhan berdaun empat, kacang-kacangan, dan alfafa. Kacang kedelai adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan Timur Jauh seperti kecap, tahu, tempe dan susu / serbuk kedelai. Kedelai yang dibudidayakan sebenarnya terdiri dari paling tidak dua spesies: Glycine max (disebut kedelai putih, yang bijinya bisa berwarna kuning, agak putih, atau hijau) dan Glycine soja (kedelai hitam, berbiji hitam). Glycine max merupakan tanaman aslrai daerah Asia subtropik seperti Tiongkok dan Jepang selatan, sementara Glycine soja merupakan tanaman asli Asia tropis di Asia Tenggara. Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikat meskipun kedelai praktis baru dibudidayakan masyarakat di luar Asia setelah 1910.

Bagian kedelai yang dapat dimakan sebenarnya merupakan biji dari polong kedelai. Kedelai muda berbentuk polong yang belum keras dan berwarna hijau. Namun, ketika sudah tua, warnanya berubah menjadi kecoklatan dan ketika masak akan mengeras dan mengering.

Kedelai atau produk-produk kedelai biasa disebut soya. Menurut Soya Bluebook, sebuah referensi perdagangan terkemuka, kedelai merupakan kata yang dipakai  untuk menggambarkan “tanaman, hasil-hasil dan produk-produk yang bahan dasarnya berasal dari kedelai”. Jauh sebelum ahli-ahli kimia berhasil menganalisis makanan yang secara mendetail sampai ke molekul-molekul terdekatnya, orang Cina menjuluki  kedelai dengan nama “daging tanpa tulang” dan “sapi Cina”. Bahkan sebelum orang mengetahui keberadaan protein, orang Cina memperkirakan bahwa kedelai merupakan salah satu sumber gizi terpenting bagi perkembangan tubuh manusia.

read more...